Kamis, 14 Mei 2009

Kurangnya Fasilitas Museum Kepurbakalaan di Banten lama.

Museum yang di bangun pada 15 July 1985 ini masih banyak sekali kekurangannya yang menyebabkan apakah tempat tersebut layak untuk disebut sebuah Museum atau hanya sebuah tempat gudang penyimpanan barang-barang yang lapuk termakan oleh usia?
Menurut Pak Ubay salah seorang Petugas yang menjaga Museum tersebut mengatakan bahwa “ Ini belumlah layak untuk di katakan sebuah Museum. Di mana arti Museum itu sendiri terdiri dari dua kata yaitu Muse dan Rium yang artinya sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan barang-barang peninggalan sejarah yang ditemukan melalui sebuah penggalian, temuan-temuan dari beberapa tempat, hasil pemberian masyarakat yang masih sadar akan kebudayaan mereka yang perlu dilestarikan dan hilang begitu saja termakan oleh Jaman yang digunakan untuk menimba Ilmu para Penerus Bangsa yang masih belum mengetahui akan kebudayaan mereka sendiri.”
Sedangkan kita tahu spesifikasi sebuah Museum yang layak untuk di gunakan harus memenuhi Kriteria sebagai berikut :
- Harus mempunyai sebuah Laboratorium yang di gunakan Untuk penelitian
- Harus mempunyai Ruang Observasi yang di gunakan untuk memastikan apakah barang yang di temukan tersebut berasal dari Jaman Sejarah.
- Harus ada Ruangan Konservasi yang di gunakan untuk memamerkan Barang-barang hasil temuan ataupun dari penggalian dari dalam tanah.
- Harus ada Ruang Aula yang di guanakan untuk mengadakan seminar-seminar yang ada hubungannya dengan yang ada di Museum tersebut.
- Harus adanya Pentilasi Cahaya yang cukup supaya tidak merusak barang-barang yang ada.
Untuk masuk ke Museum itu juga kita di kenakan biaya masuk sebesar Rp 1.000 yang digunakan untuk pemeliharaan gedung Museum seperti untuk membayar para petukang yang membersihkan halaman gedung Museum tersebut. Sedangkan untuk para Petugas sendiri itu yang mengurusi langsung adalah dari Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang telah di jadikan Pegawai Negeri semuanya. ( Buang, /Mag SiGMA)
(diperbaiki lagi sesuai dengan hasil editing manual senin (04/05) lalu, oce)